Jokka-Jokka alias Travelling


Untuk memenuhi undangan pernikahan, hari minggu kemarin, saya ke Bandung. Rencananya sih berangkat jam 6.00 pagi dengan travel X-Trans, tapi akhirnya berangkat jam 08.05. Salah satu hal yang membuat saya terlambat adalah terlalu percaya dengan sopir bajai L. Saat meninggalkan kos pagi-pagi, salah satu niat saya adalah mau memberikan pemasukan atau order ke sopir bajai yang rajin mencari nafkah pagi-pagi (walau sebenarnya untuk ke travel tersebut lebih simple dengan menggunakan taxi). Saya pun lalu memanggil bajai, dan setelah memberitahukan  untuk diantar ke Jalan Blora yang di iyakan oleh abangnya  dan harga sudah deal,  saya pun akhirnya naik ke bajai tersebut.

Kemudian????

Yang terjadi adalah ternyata abangnya itu tidak tahu yang namanya Jalan Blora plus tidak tahu jalan kesana karena ternyata bajai gak bisa lewat ke Jalan Sudirman. Hmm……kenapa juga ya, si abangnya tadi percaya diri sekali kalau tahu Jalan Blora sampai sudah deal segala….Ck..ck…aneh :( …Trus saya kok bisa-bisanya percaya….:(.  Dan….karena saya juga gak tahu jalan tikusnya, akhirnya saya minta berhenti saja di tengah jalan dan memutuskan untuk menunggu taxi. Begitulah…, cukup lama saya menunggu taxi di sekitar stasiun Cikini tsb karena taxi pada penuh dan masih jarang. Kekesalan dan kesabaran bercampur menjadi satu…J.  Kalau tahu kayak begini, rencana pertama yang sudah di kepala sejak malam sebelumnyalah yang pasti saya jalankan, yaitu bawa mobil ke X-Trans, dan parkir disana saja seharian, karena rencanaya saya juga gak nginap di Bandung. …….Ya…sudahlah….

Tepat jam 09.45, saya  pun tiba di Bandung, tepatnya di  kos Mia (teman SMA di Smansa Makassar), yang cuma sekitar 50 meter dari RS Hasan Sadikin, tempat dia sekolah eh ngambil spesialis. Wah-wah, benar-benar deh Tol Cipularang itu bisa membuat waktu kita ke Bandung sesingkat mungkin. Dulu, kalau mau ke Bandung butuh waktu 3-4 jam, dan kemarin tidak sampai 2 jam !. Setelah sampai di kos Mia, yang tidak kalah serunya adalah langsung terhidangkan makanan khas makassar yang notabene juga adalah kesukaanku, yaitu : otak-otak, bakso goreng, dan bakso kasar (plus kuahnya donk), made in Ati Raja Makassar….yummi…hehe…thanks ya Mia….

Dalam keadaan kenyang bakso Ati Raja, saya pun lalu dengan buru-buru siap-siap ke acara inti, yaitu menghadiri resepsi pernikahan J. Kira-kira jam 12 lewat, akhirnya tiba disana, kemudian memberikan selamat ke sang pengantin + keluarganya (relasi saya adalah Ibu dari pengantin laki-laki). Selain itu,  juga bertemu dan bersilaturrahmi dengan relasi-relasi yang lain yang juga menjadi tamu atau pun  panitia acara pernikahan tersebut. Lama juga saya di Gedung Bhayangkara Cicendo tersebut, karena menyempatkan diri untuk ngobrol-ngobrol ringan dan tentunya mencoba berbagai menu…J

Sekitar Jam 14.00 saya meninggalkan gedung dan menuju ke tempat Mia and Aco yang sudah menunggu di Anata. Beberapa saat kemudian, Linda Triana juga bergabung. Linda Triana adalah teman sewaktu di SMP 6 dan sejak SMP naik kelas 3, tidak pernah sua sampai hari minggu kemarin. Wah..wah…seru juga ya, ketemu teman semasa ABG, alias setelah 15 tahun tidak pernah sua. Hal-hal yang sama-sama saya and Linda paling ingat adalah Bapak Kepala Sekolah kami yang tercinta, Bapak Ranreng Pateha dan teman-teman seperjuangan kami waktu berebutan jadi anak-anak SMP 6 ‘ajaib’ yaitu : Okky, Happy, Marhani, Tirta, dll. Juga tidak ketinggalan bakso minggus SMP 6 yang yummi, guru-guru yang oke-oke,dan yang pasti adalah  siapakah para ‘monyet’ dari cinta monyet kami….J….Hmm, syukurlah para ‘monyet’ saya dan Linda berbeda J….. So, jadilah kita-kita reuni kecil-kecilan sambil jalan-jalan juga ke Ciwalk……

                       – Linda, Saya, Mia - 

Dan, pas jam 21.15, tiba di Travel X-Trans yang pas banget, karena masih ada 1 kursi utk pemberangkatan jam 21.30 ke Jakarta….

Demikian…demikian….sangat bersyukur bisa seharian di Bandung, untuk ikut berbahagia di acara pernikahan relasi,  bisa bersilaturrahmi,  dan juga bisa reuni-reunian dengan teman lama……

Kamis malam, kami team advance berangkat ke Ciater Bandung, Mampir di Kampung Daun dengan suasana yang begitu romantis, Bagadang mempersiapkan acara yang dadakan, Menyambut teman-teman yang menyusul pada Jumat siang,

Melaksanakan acara dengan sebagian besar adalah dari spontanitas, Tiada waktu tanpa tertawa dan guyon di semua acara, Kekompakan dan Keakraban adalah tujuan utamanya….

Bravo MA Astragraphia..!!!…

PLTU Tanjung Jati

Keesokan harinya, Presiden dan Ibu Ani beserta rombongan bertolak menuju lokasi PLTU Tanjung Jati B, Jepara dari Bandara Achmad Yani, Semarang menggunakan helikopter kepresidenan, pukul 08.30 WIB.

Presiden tiba di lokasi pukul 09.30 WIB dan disambut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro.

Peresmian PLTU Tanjung Jati B yang berkapasitas 1.320 megawatt (Mw) ini ditandai sambutan Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, dan ditutup sambutan Presiden serta dilanjutkan penekanan tombol sirine dan penandatangan prasasti proyek.

source : http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=114049

*********

Alhamdulillah, akhirnya beroperasi juga….AMIN…..Ya, Proyek Tanjung Jati B ini salah satu kenangan…kenangan melihat gimana orang2 project bekerja, bagaimana style orang Jepang, Amerika,India,Belanda, dll, bekerja di lapangan/project, dan lain-lain.

 Sebagai main contractor project ini adalah Sumitomo Corp dan utk project ini dipimpin oleh Mr Tanimoto (paling kanan, foto dibawah).

Kenangan juga, visit kesana seorang diri, dengan membawa mobil di tengah hutan, masuk ke kawasan project….untuk memperkenalkan solusi yang membantu proses kerja di project yang intinya juga support project utk document handling

Nilai yang saya ambil, bahwa walaupun dulu banyak yang menganggap saya mendapatkan tanggungjawab di tempat yang menurut orang market yg susah atau pun di tempat yang katanya sepi bisnis, tapi saya selalu percaya, bahwa bumi ini adalah bumi Allah dan saya adalah wakil Allah.

Diawal terima pengumuman penempatan saya di Jateng-DIY ada sih rasa, kok jalan saya ke sana ya? Apakah saya harus menjalaninya? Semuanya yg saya temui hampir mengatakan kalo’ main solusi yang saya handle amat sangat sulit di implementasikan di daerah ini.

Btw, saya lebih mengenal diri saya dibanding orang lain. Dan, rasanya, hati nurani saya mengatakan, saya sebaiknya jalani ini dan saya yakin inilah jalan terbaik dari Allah buat saya pada saat itu. Dengan hanya modal keyakinan Allah selalu menyertai selama saya selalu mengingatnya dan meyakininya, maka saya pun jalani hari2 dengan bersyukur dan tentu saja bahagia.

Salah satunya, dengan bisa visit ke T Jati, bersilaturrahmi/berkenalan dengan klien2 disana, serta tentu saja ikhtiar mendapatkan rezki dari Allah. Dan Alhamdulillah, support kami ke T Jati bisa memberikan/sebagai sumber revenue Cabang Semarang yang tentunya amat sangat disyukuri.  

Mudik tahun ini adalah mudik tersingkat selama lebih dari 10 tahun merantau dari Makassar.  Berangkat Senin 23 okt jam 09.00 malam dengan LION and balik jakarta 26 okt jam 09.00 malam …

Waktu tiga hari akhirnya hanya untuk keluarga dekat dan para sahabat yang sempat untuk dikunjungi…Serta yang terpenting juga adalah berkunjung ke makam alm etta naim, walaupun gak sempat bersilaturrahmi ke Sengkang….(Insya Allah Next time….)

Perjalanan Indah tapi juga melelahkan…:)

mudik_bandara.JPG
Semuanya ngumpul…kecuali adik bungsu yg di Kalimantan…

mudik_family.JPG
Curhat dgn kakek dan nenek…malah kakek sangat tertarik dengan sistem Juz Diri, jadinya hampir setiap saat yg didiskusikan mengenai apa dan bagaimana menggunakan Qur’an sebagai As-Syifa…
Ngurusin Kakek/Nenek…makannya, bersihkan kamarnya, dll…

kakek_nenek-dr-ibu.JPG

Becanda dgn ponakan dan sepupu2 yg jumlahnya dah 20 lebih!!! seru nggak sih!!!
Berkunjung ke rumah keluarga dan teman2…

keluarga-om-udin-palisuri.JPG keluarga_lamputang.JPGkeluargabibicantik.JPGrmhboby1.JPG

Dan masih banyak lagi…
Juga yg berkesan, saya dengan nekad seorang diri pergi sendiri ke desa tempat kelahiran alm Ayah…hmmm…perjalanan yang penuh kenangan…Berikut foto2 di Soppeng dan Sengkang

soppeng-_on-the-way-sengkang.JPGmakam-kakek-nenek-di-sengkang.JPGkeluarga-sengkang.JPG
Thanks…Allah…
Kuselalu Bersyukur padaMu…AMIN…

Kemarin, ayah dari Pak Agung (BM Palembang) meninggal di Sukerojo Kendal,
So, GM dari Jakarta juga pasti datang utk melayat,
Dan karena BM Semarang (bosku) lagi cuti, saya dan ADHku yang menemani Pak GM ke rumah duka…
Cukup jauh tapi pemandangannya indah…ada kebun cengkeh dan hutan karet…
Suatu kecamatan di Kabupaten Kendal…
And lumayan…selama perjalanan, banyak sharing dengan Pak GM…

mesin-551cps-rekondisi-042.jpgPulang dari pemakaman, kita mampir ke Curuksewu…hmm lumayan bagus karena masih alamiah…
Dan, biasalah…hobbyku foto2 pasti tidak ketinggalan…
mesin-551cps-rekondisi-054.jpg
Air terjunnya alamiah banget…indah sekali…
Thanks Allah…Saya bisa keliling P Jawa..AMIN