Lagi jalan-jalan alias browsing, dapat tanya jawab menarik tentang persamaan dan perbedaan sifat.
Berikut beberapa yang saya copy paste :
 
 
Pertanyaan:
 
Apakah benar klo sifat kita sama co kita nanti klo nikah sering berantem?
Aq dan co mempunyai banyak kesamaan sifat, namun kata ex co q, menurut keluarganya jika banyak sekali persamaan sifat di antara kami berdua ga bakalan langgeng jika di teruskan ke jenjang pernikahan, nanti bakalan sering berantem karena selalu mempertahankan prinsip masing2. Berdasarkan argument itulah co q memutuskan hub kami.Menurut teman2 bgm?
setuju atau tidak tlg di jelaskan.
Answer ***1:
dani by dani
                                                                                                                                            aku pernah menikah sama laki2 yg sifatnya beda ma aku.
aku tipe rumahan, dia tipe suka jalan.
aku kalem, dia ‘rame’.
de el el…tapi toh ternyata pernikahan kami ga bisa dipertahankan.       sekarang aku gi deket ma laki2 yg punya banyak kesamaan sifat ma aku.
zodiak kami sama… malah ultahnya cuma beda satu hari.

tapi aku nyaman banget ma dia…
karena sifatnya banyak yg sama, kami jadi lebih saling ngerti.
kalopun berantem, itu lebih karena kita memang manusia yg berbeda.
sodara kembar aja pasti pernah berantem kan…

makanya… kesamaan / ketidak samaan sifat bukan penentu suksesnya pernikahan.

pernikahan yg sukses pasti dilandasi kedewasaan, pengertian, dan sikap saling menghormati antara suami istri. gitu..

 

Answer ***2 : Stezza

hehe…saya pernah baca neh, sebuah survey psikolog menyatakan bahwa justru pasangan yang mempunyai banyak kesamaan sifat akan lebih bisa memahami sifat dari masing2 pasangan, daripada pasangan dengan banyak perbedaan sifat, semakin jauh perbedaan akan semakin sulit disatukan.

Jadi menurut saya sebenarnya perbedaan dan persamaan sifat itu adalah merupakan pengait dalam sebuah hubungan. Bagaimana kita menyikapi sebuah perbedaan dan kesamaan dengan pasangan, bagaimana kita bisa berkembang bersama, berubah bersama kearah yang lebih baik.

Ada baiknya kita bisa lebih berusaha saling memahami lagi pribadi masing2, saling mengerti keinginan dan kebutuhan masing2. Kalau itu sudah bisa lakukan saya rasa sifat dan karakter bagaimanapun bisa kita sikapi dengan bijak.

 

Answer ***3

love by love

persamaan sifat dalam suatu hub. itu sah2 aja donk… tapi bukan keputusan yang bijaksana jika sebuah hub.diakhiri dengan alasan memiliki sifat yang sama…
menutQ dengan memiliki sifat yang sama semakin baik buat menjalin hubungan pacaran ataupun menikah..karena kalau kamu punya kebiasaan buruk ga bisa bangun pagi,terus dia juga punya kebiasaan buruk yang sama,berarti dari antara kalian harus ada yang bisa merubah kebiasaan buruk itu, yaitu dengan berusaha bangun pagi,..agar nantinya kalian menikah dua2nya ga bangun kesiangan..jadi ga menimbulkan pertengkaran..
Jadi pada dasarnya kesamaan sifat kalian malah menjadi ukuran buat kamu apa yang disukai dan yang tidak disukai oleh pasangan kamu..artinya kamu bisa mengimbangi dia dalam segalah hal.
.
Answer ***4
  • sagi by sagi
  •  
  •  moga ja pendapat aq ne bisa menjadi bahan kamu buat baikan lagi ma co km….! (membangun suatu hubungan ntu gak gampang lho)
     loq kamu mang banyak kesamaan sifat ma co km…..justru kamu senang. kenapa..? dengan kesamaan ntu yang bisa buat kamu bisa saling mensuport satu sama lain. yang pasti kesamaan ntu di bawa ke arah yang baik…. dan tentunya kamu hrus ingat loq semua manusia yg da di bumi ini tidak ada yang sama. pa lagi masalah hati…..gak mungkin pa yg kamu pikirkan sama dengan pa yang dipikirkan dengan co km. n ingat juga loq yang ngejalanin hubuingan ntu kamu bukan orang tua kamu ato orang lain. nah tinggal bagaimana kalian ngejalaninnya ja coz klian pasti udah saling mengenal satu sama lain….

    Al-fatihah utk Alm Atta Naim, yg duluan menghadap Allah SWT tepat 12 tahun yg lalu, tgl 31 Mei. Semoga Allah SWT senantiasa menerima amal ibadahnya dan mengampuni segala khilafnya, diluaskan kuburannya, dan dikaruniakan anak cucu (turunan2) yg senantiasa mendo’akannya di dunia….We always love you Atta…Terima Kasih atas kasih sayang & bimbinganmu utk kami….Semoga hari2 kami senantiasa mendo’akanmu….AMIN YA RABBAL ALAMIN …..Al-Fatihah….

    Dipingit 6 tahun untuk persiapan dinikahkan, maksudnya di training untuk menjadi perempuan, ibu dan istri yg baik dan santun?
    Hmmmm, ada hal menarik dan yg baru sy tahu about Kartini dari acara ini …
    => Bagi Kartini, menikah bukan berarti menjadi penghalang utknya utk meraih cita2 atau sukses, apalagi kalau niatnya adalah tanda bukti utk berbakti pada org tua.
    Ya, terbukti, Allah merestui cita2nya dengan memberikan suami yg tetap mendukung cita2nya tetap menulis dan lebih berkarya ….
    Selamat Hari Kartini …21 April 2009

    Enam deklarasi kejelasan …

    Terdeklarasi sekitar jam enam ….

    Dan semuanya teranalisa dengan indera keenam …

    Naluri …

     

    Satu…Dua…Tiga…Deklarasi adalah logika realita …

    Empat dan Lima Deklarasi Pernyataan ..

    Keenam adalah Kesimpulan …

     

    Alhamdulillah, deklarasi itu membuka mata hati …

    Begitu indahnya suatu kejelasan …

    Keindahan dalam kesabaran,  itulah hidup …

    Keindahan dalam derai, meringankan …

    Harapan baru …

    Harapan lain …

    siap untuk disambut  …

    Kadang kuberharap muaranya di kota itu …

    Suatu kehidupan baru di suatu Kota Baru …

    Terkadang ingin berlari berkeliling Kota impian itu …

    Tapi tidak ada yang menjemput di sudut kota …

    Sampai ku lelah bermimpi …

     

    Namun lelahku belum pernah habis …

    Kota itu masih membayangiku …

    Walau kadang ku takut adakah Kota Baru itu …

    Atau fatamorgana belaka …

    Tapi kau tersenyum di alun-alun kota …

    Sampai hari ini pun ku tak memahaminya …

    Datang dan pergi silih berganti …

    Ragu dan yakin timbul tenggelam …

    Tetapi kau kadang ada dan pertama ada …

     

    Penyesalan itu kadang hinggap …

    Dan masa lalu telah menutupinya …

    Tapi luka itu mungkin tetap tersayat di lubuk sana …

    Namun maafku terulang  tiga belas kali …

     

    Ku telah coba untuk berlari …

    Dari ranting satu ke ranting yang lain …

    Dan sesekali kumenoleh dan kutakmemahaminya …

    Halaman Berikutnya »